Tujuan Perencanaan Keuangan

| 04/07/2012

Tujuan perencanaan Keuangan

Halo, para sahabat terkasih.  Sebagai seorang Perencana Keuangan dan juga Konsultan Keuangan, perkenankan saya Yendy Wijaya berbagi ilmu tentang PERENCANAAN KEUANGAN serta manfaat yang dapat Anda peroleh jika Anda memahami  serta mempraktikkan perencanaan keuangan. Niscaya hidup Anda akan jauh lebih aman, sejahtera dan bahagia karena semua direncanakan,  diatur dan dikelola dengan baik jauh hari sesuai dengan impian Anda.

tujuan perencanaan keuangan yendy

Definisi Tujuan Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan adalah proses untuk mencapai tujuan hidup  melalui pengaturan keuangan yang sesuai dan yang dapat memberikan solusi masalah keuangan, pengelolaan kekayaan atau investasi.

Perencanaan keuangan ada bermacam macam, perencanaan keuangan pribadi, perencanaan keuangan keluarga, perencanaan keuangan perusahaan, perencanaan keuangan yayasan, tujuan perencanaan keuangan sekolah, perencanaan keuangan koperasi, dlsbnya.

Contoh perencanaan keuangan pribadi, misalnya membeli rumah atau mobil, tabungan pendidikan anak, perencanaan dana untuk pensiun dengan layak dan mapan, beribadah ke tanah suci, dlsbnya.

Tujuan Tips Perencanaan Keuangan

tips perencanaan keuangan

Tips  Perencanaan keuangan pribadi dapat Anda peroleh dari seorang Perencana Keuangan guna :

1. Mendapatkan gambaran apa yang benar benar Anda inginkan dalam setiap tahap kehidupan

2. Melindungi dan meningkatkan  aset kekayaan yang Anda miliki

3. Mempergunakan hutang secara hati-hati

4. Melakukan manjemen resiko dan  mengatur resiko investasi dengan baik

5. Menentukan asuransi perlindungan yang tepat untuk jiwa, kecelakaan, kesehatan, penyakit kritis dan warisan kepemilikan

6. Mengontrol pengeluaran dan biaya-biaya

Dalam praktik, Ada 7 hal utama yang perlu diatur dalam perencanaan keuangan :

1. Utang dan pengaturan kredit

Kredit yang harus dimonitor untuk dikurangi untuk menghindari utang menumpuk dan resiko tidak terbayar, khususnya kredit yang bersifat konsumtif dan tidak produktif.

2. Produk asuransi yang tepat untuk melindungi resiko pribadi

Seperti resiko kematian, cacat total, kehilangan pendapatan. Asuransi yang diperlukan bagi pencari nafkah yang memiliki tanggungan keluarga. Asuransi perlindungan ini harus dievaluasi setiap tahun.

3. Akumulasi kekayaan

Tabungan secara berkala dan program investasi yang berguna untuk menyeimbangkan portofolio investasi, contohnya sertifikat deposito, investasi unit link, emas, tanah. Keamanan pendapatan tetap tergantung pada toleransi resiko dan keamanan pendapatan.

4. Investasi dan perencanaan properti

Mencari cara agar aset yang dimiliki dapat berkembang semaksimal mungkin dengan resiko yang tidak terlalu tinggi.  Investasi dalam hal ini bisa bersifat jangka menengah atau jangka panjang.

5. Pajak

Alokasi aset tertentu secara tepat dapat mengurangi pajak perorangan.

6. Pensiun

Perlu perhitungan pensiun secara hati-hati untuk mengetahui pendapatan pensiun yang diinginkan untuk mempertahankan gaya hidup yang layak kelak.

7. Perencanaan Warisan

Merencanakan meneruskan atau menurunkan harta kepada ahli waris dengan cara paling efektif.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda merencanakan perencanaan keuangan untuk mencapai impian dan tujuan Anda kelak? Ayo, rencanakan keuangan Anda dengan baik mulai dari sekarang juga. Lebih cepat lebih baik sehingga Anda dapat mencapai impian.

Tujuan perencanaan Keuangan

 Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan  Tujuan perencanaan Keuangan

kata kunci:

Berita Terkait:

  1. Perencanaan Keuangan Sekolah

Tags: , , , , , , ,

Category: Perencanaan Keuangan

About the Author (Author Profile)

Comments (0)

Trackback URL | Comments RSS Feed

There are no comments yet. Why not be the first to speak your mind.

Comments are closed.